Dosen Fakultas Dakwah INSURI Menjadi Pembicara Seminar Islam dan Budaya Jawa di IAIN Surakarta

August, 01 2019 08:34
Dosen Fakultas Dakwah INSURI Menjadi Pembicara Seminar Islam dan Budaya Jawa di IAIN Surakarta
Oleh Humas INSURI Po

Ponorogo (1/8), Dosen Fakultas Dakwah INSURI Ponorogo Arik Dwijayanto, M.A tampil sebagai Pembicara dalam Seminar Islam dan Budaya Jawa yang di gelar oleh LP2M IAIN Surakarta (31/7/2019). Seminar yang diagendakan oleh LP2M IAIN Surakarta ini sekaligus menyertai launching Pusat Studi dan Pengembangan Kebudayaan Islam dan Jawa (Puspa KIJ) dengan tema “Menelusuri Jejak Kebudayaan Islam dan Jawa” acara dilakukan di gedung FAB lantai 4 IAIN Surakarta.

Dalam seminarnya, Arik membahas tentang muslim Jawa di Malaysia, ia mengatakan komunitas muslim Jawa merupakan golongan migran terbesar di Malaysia. Jumlah muslim jawa di Johor tahun 1890 terdapat kurang lebih 15.000 orang dan terus meningkat hingga 25.000 orang pada tahun 1894. Komunitas muslim Jawa terus bertambah dari tahun ke tahun tidak hanya di Johor, di daerah lain di Malaysia juga terdapat peningkatan komunitas muslim Jawa, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa naskah perjanjian antara komunitas muslim Jawa dan pemerintah Malaysia tentang pembukaan lahan dan surat izin pembangunan masjid di Malaysia. Beberapa budaya jawa di Malaysia yang masih dilestarikan diantaranya pranata kehamilan seperti neloni, baritan dang tingkeban dan beberapa tradisi jawa lainnya seperti kesenian wayang kulit, karawitan, tarian kuda kepang (jathilan) dan reyog. Negosiasi kultural komunitas muslim Jawa di Malaysia berjalan secara dengan mengedepankan konsensus sehingga ada beberapa ritual tradisi yang disederhanakan, namun esensi dari budaya asal tetap terjaga. Islam dan budaya jawa menjadi simbol yang kemudian mengikat identitas mereka sebagai muslim keturunan Jawa di Malaysia.***

PENERIMAAN MAHASISWA BARU