Pekan Orientasi Mahasiswa (POSMA) INSURI 2019, Ketua Dema Pastikan Bebas Bullying

September, 11 2019 08:26
Pekan Orientasi Mahasiswa (POSMA) INSURI 2019, Ketua Dema Pastikan Bebas Bullying
Oleh Humas INSURI Po

Foto: Kegiatan Orientasi Mahasiswa INSURI Ponorogo Tempoe Doeloe (1975)

Pengembangan Karakter Religius Mahasiswa akan menjadi arah utama dari Pekan Orientasi Mahasiswa (POSMA) INSURI Ponorogo tahun akademik 2019/2020. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 11 – 15 September 2019, di kampus INSURI Ponorogo, dengan disertai kegiatan praktikum sederhana di luar kampus. “Penanaman karakter religius dalam kehidupan kemahasiswaan penting menjadi arus utama dalam POSMA tahun ini. Selain mengenalkan kemampuan berfikir kritis, berfikir bebas tapi bertanggungjawab. Selain itu POSMA diarahkan pada pengenalan kehidupan kampus, juga diarahkan untuk membentengi mahasiswa dari paparan paham Radikal dan anti NKRI” tegas rektor INSURI Ponorogo Dr. H Marwan Shalahuddin.

Ketua Dewan Mahasiswa INSURI Ponorogo 2018/2019 Siswanto menegaskan. Mahasiswa INSURI mestilah memiliki kemampuan berfikir kritis, memahami kebebasan akademik, bersikap religius dan memiliki kecintaan yang kuat pada NKRI.  “POSMA (Pekan Orientasi Studi dan Kemahasiswaan) merupakan ajang untuk memperkenalkan kampus perguruan tinggi terhadap Mahasiswa baru. Dan juga membongkar nalar berfikir dari siswa menuju Mahasiswa. POSMA INSURI PONOROGO dilaksanakan mulai hari Selasa-Ahad,  dengan Tema  Reinterpretasi Mahasiswa sebagai Agen Transformasi Sosial Berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.  Selain sebagai ajang untuk memperkenalkan kampus perguruan tinggi terhadap mahasiswa baru, POSMA diharapkan juga mampu sebagai ajang pembentukan karakter yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.” Tegas Siswanto, yang juga adalah aktifis PMII dan juga aktif sebagai penggerak Masjid Nahdlatul Ulama Ponorogo.  

“Dengan nuansa berbeda, POSMA INSURI PONOROGO 2019 kali ini lebih mengedepankan pola-pola pendidikan yang lebih mengarah pada pembiasaan nalar fikir yang kritis dialektis. Artinya pola-pola tradisi belajar diskusi untuk menyampaikan suatu gagasan, bebas bullying dan aksi kekerasan kekerasan. Kita punya jargon be quality,  be the best,  be smart,  for you, Nice.” Tegas Siswanto. Kegiatan POSMA tahun ini dilaksanakan di Aula D INSURI Ponorogo, dan kegiatan lapangan di panggung utama INSURI Ponorogo.

Kegiatan ini akan dibuka langsung oleh rektor INSURI Ponorogo pada Rabu, 11 September 2019. Berbagai materi mulai materi terkait masalah akademik, keislaman dan kebangsaan akan disampaikan dalam POSMA tahun ini. //moerd

 

 

 

PENERIMAAN MAHASISWA BARU