Rektor Hadiri Rakorwil PTNU Jatim

July, 01 2019 08:52
Rektor Hadiri Rakorwil PTNU Jatim
Oleh Humas INSURI Po

Sabtu (29/6) Rektor Dr. H. Marwan Salahuddin, M.Ag dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) INSURI Suad Fikriawan, M.A menghadiri Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Wilayah Nahdlatul Ulama (RAKORWIL PTNU) Provinsi Jawa Timur di STAI Al-Azhar Gresik. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu (29/6). Peserta kegiatan adalah para pimpinan perguruan tinggi yang berafiliasi NU di lingkup Kopertais Wilayah IV Surabaya. Selain dari unsur pimpinan perguruan tinggi, kegiatan juga dihadiri oleh Dewan Eksekutif BAN-PT. Tidak kurang dari 150 peserta mengikuti kegatan ini.

Rundown acara dimulai dengan Halal bi Halal yang kebetulan masih bertepatan dengan bulan Syawal 1440 H. Kemudian disusul dengan rapat koordinasi dan dilanjut dengan sosalisasi sembilan instrumen akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT.

Ketua LPTNU Jatim, Prof. Dr. Achmad Jazidie, M.Eng. mengungkapkan ujung dari instrumen BAN-PT ini tidak lain untuk meningkatkan mutu kualitas layanan dan lulusan sarjana di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama. Sehingga persoalan input, output dan outcome-nya juga jelas. Di instrumen akreditasi Prodi 4.0 ini tidak lagi menggunakan standar akan tetapi menggunakan kriteria dan kedudukan. Jazidie menambahkan sehingga semua Prodi di PTNU Jatim yang hendak mengajukan proses akreditasi harus menyesuaikan regulasi yang terbaru tersebut.

Sementara itu, Dewan Eksekutif BAN-PT, Sugiono, Ph.D mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi terbaru terkait dengan Instrumen Akreditasi Prodi versi 4.0 dengan 9 kriteria. Instrumen baru ini memang harus disosialisasikan. Pasalnya dalam IAP 4.0 ini menggunakan 9 kriteria, bukan lagi standar mutu. Secara garis besar, Perguruan Tinggi harus memiliki standar yang sudah ditetapkan masing-masing institusi. Selain itu, harus disesuaikan dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI).

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk meng-update beberapa hal terkait dengan instrumen yang diterbitkan oleh BAN-PT sehingga semua anggota PTNU di Jawa Timur yang hendak mengajukan proses akreditasi harus menyesuaikan dengan instrumen dan asesmen yang berlaku.

Kriteria ini mulai berlaku 1 April 2019 ini, dan sudah disesuaikan dengan standar internasional dengan harapan lulusan di perguruan tinggi ini tidak hanya diterima dikalangan lokal saja tapi juga bisa diakui secara internasional.***

PENERIMAAN MAHASISWA BARU