Mahasiswa dan Penegakan Hukum di Indonesia

August, 07 2019 09:11
 Mahasiswa dan Penegakan Hukum di Indonesia
Oleh Diyan Putri Ayu*

Mahasiswa sebagai pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Pemuda lah yang dapat mengubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para genersi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.

Sosialisasi, cara berpikir, dan cara menyelesaikan masalah mahasiswa saat ini berbeda dengan generasi terdahulu. Mahasiswa zaman dulu lebih berpikir rasional dan jauh ke depan, sedangkan mahasiswa saat ini masih terkesan acuh terhadap masalah-masalah sosial di lingkunganya. Banyak dari kalangan mahasiswa menganggap tugas mereka hanyalah sebatas sekolah, bekerja lalu menikah. Tapi apakah semudah itu dalam memandang dan menjalani hidup tanpa memikirkan hal yang sedang terjadi pada lingkungan sekitar, krisis moral, krisis ekonomi, dan berbagai krisis yang lain.

Berdasarkan potensi dan kesempatan yang dimiliki seorang mahasiswa, tidak sepantasnya bila mereka bersikap apatis tanpa memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara. Peran aktif mahasiswa sebagai kekuatan moral dapat diwujudkan dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas di berbagai dimensi kehidupan pemuda/mahasiswa.

Sisi lain tugas mahasiswa ialah memperkuat iman, takwa, ketahanan mental-spiritual dan meningkatkan kesadaran hukum. Sedangkan peran mahasiswa sebagai kontrol sosial diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas tanggungjawab, hak, dan kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum, meningkatkan partisipasi dan akuntabilitas publik, serta memberikan kemudahan akses informasi.

Para mahasiswa Indonesia adalah masa depan bangsa.  Karena itu,  setiap pemuda/mahasiswa adalah aktor-aktor penting yang sangat diandalkan untuk mewujudkan cita-cita pencerahan kehidupan bangsa kita di masa depan. “The Founding leaders” Indonesia telah meletakkan dasar-dasar dan tujuan kebangsaan sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yaitu kita mendirikan Negara Republik Indonesia untuk maksud melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Peran mahasiswa dan pemuda guna pembangunan penegakan hukum bagi bangsa Indonesia saat ini sangat dibutuhkan. Dengan adanya mahasiswa yang terpelajar, mereka dapat berperan sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan nasional yang akan berdampak besar bagi perkembangan dan pertumbuhan hukum bangsa Indonesia.

Peran mahasiswa juga menjadi tumpuan cemerlang bagi terwujudnya keadilan hukum di negara ini. Sebagai mahasiswa yang berjiwa hukum, maka harus menciptakan perubahan di bidang hukum positif, sosial budaya, politik dan ekonomi. Mahasiswa juga harus mampu menganalisis kompleksitas permasalahan bangsa mulai dari pendidikan, ekonomi, teknologi, serta pemerintahan. Mahasiswa juga harus berperan aktif guna menjadi tonggak revitalisasi permasalahan bangsa Indonesia.

Jadilah penerus bangsa untuk memperkuat bangsa ini daripada generasi sebelumnya. Jejak langkah yang harus ditempuh mahasiswa saat ini lebih berat dibanding mahasiswa sebelumnya. Mahasiswa harus menjadi penegak hukum demi mewujudkan stabilitas bangsa dan keadilan sosial. Dengan demikian, hukum yang dicanangkan akan terwujud berdasarkan mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan. ***

*) Diyan Putri Ayu, Dosen Fakultas Syariah INSURI Ponorogo.

 

PENERIMAAN MAHASISWA BARU